 |
 |
 |
 |
Further research activities on this portal have been suspended due to
shifting priorities within HPCR. Since the current database contains
valuable information for practitioners, HPCR intends to keep this portal
available in its current state.
Korupsi dan Budaya
Author: Darma, Budi
|
Date: 03 Sep 2003
|
Publication:
Kompas
|
Organization: Kompas
|
To view the full text of this article, please click here.
Summary:
Corruption and culture (an op-ed in bahasa Indonesia).
"Jangan heran mengenai isu politik uang dalam soal jabatan. Nenek moyang kita dulu pernah menciptakan puisi yang tampaknya main-main namun serius: "Burung kenari berkekah/berkekah di tengah padang//Jika tidak berani menjarah/tiada syah menjadi hulubalang". Demikianlah, untuk menjadi hulubalang seseorang harus mempunyai keberanian menjarah. Tentu saja menjarah agar memperoleh kedudukan hulubalang. Dan, mudah diterka, untuk mempertahankan jabatannya, dia selamanya harus menjarah. Siapa yang dijarah mudah diterka: mula-mula rakyat, lalu, bila sudah menjabat, uang negara dan uang rakyat."
Back
|
|
|