Recent Developments in Indonesia
April's upcoming elections bring increased attention to political rights and
freedoms. Amnesty International released a statement
on 11 March calling on the Indonesian government to work toward fully realizing the
changes promised after the collapse of the New Order in 1998. Amnesty alleged that
issues such as a lack of legal protection, corruption, and discrimination are
significant risks for human rights violations, and urged the government and
candidates in the election to address these issues.
As campaigning enters the final days before the election, some experts have
expressed concern that the election commission's preparations may not be ready on
time, while others contend that a delay will result in more problems. (Voice of America) For the 2004 Elections Timetable from the National Election
Commission (KPU), please click
here.
For more information, please see:
Java
This year's dengue fever outbreak, which particularly affected the densely
populated island of Java, has resulted in 534 deaths between January and March 25.
Although this is more than double for the same time period last year, World Health
Organization officials have stated that this is part of a normal five-year cycle.
(Reuters)
Police arrested 10 suspects over a blast in Cimanggis, which they say occurred
during the assembly of a bomb. (Reuters) The
governor later stated that this incident demonstrates that there is a risk of
terror attacks during the upcoming elections. Concerns about the abilities of
various terror groups to stage attacks remain; the Washington
Post reported that in spite of efforts to eradicate the Southeast Asian
militant group Jemaah Islamiyah (JI), the group uses school, family, and religious
connections to keep the network alive, particularly in Indonesia. Militant
cleric Abu Bakar Bashir, scheduled to be released from prison next month for
forgery convictions and who is suspected to hold a leadership position in JI, may
have new charges brought against him. (AP)
For more information, please see:
Aceh
Martial law continues in Aceh, although Megawati stated to a group of officials
during her visit to the province in early March that she hoped to lift the state of
military emergency in May. (BBC) According to the military's new restrictions on media access to Aceh, foreign journalists must receive special
permission from the national election commission in addition to the foreign
ministry, the immigration department and military intelligence. (AFP) Foreign election
observers, who will be monitored by Indonesian security personnel, are also banned
from certain high-risk "black areas" during April's elections.
The National Commission on Human Rights' (Komnas HAM) ad hoc committee for Aceh
reported in a plenary session that there are indications of gross human rights
violations committed against civilians, primarily by military forces but also by
members of the Free Aceh Movement (GAM). The team alleged that the attacks were
systematic and involved high-ranking political and military authorities. (Laksamana)
Swedish prosecutors interviewed 23 detained members of GAM, in the presence of
Indonesian authorities, to investigate allegations that Aceh separatists living in
exile in Sweden helped organize rebel actions in the province. (AFP)
For more information, please see:
Nusa Tenggara
A land dispute on the island of Flores led to a riot in which a police station
was attacked. (Australian Broadcast
Corporation) At least four people died and more than 100 were injured.
On 4 March, the last defendant in the Bali bombings trials was sentenced for
more than nine years. (AFP)
For more information, please see:
Sulawesi
33 people are missing as of 29 March in a landslide occurring in Gowa district.
(Reuters)
On 3 March, a feast between two villages in Central Sulawesi degenerated into a
brawl, resulting in at least one death and leaving a policeman and a teenager with
gunshot wounds. (Laksamana).
For more information, please see:
Papua
On 16 March, Laksamana
reported that the recently established Constitutional Court is considering the
legitimacy of two laws, passed by the central government and strongly opposed by
the local population, that partition Papua into three provinces. There are some
concerns that this controversy will affect the election proceedings in Papua,
delaying or even canceling the vote.
For more information, please see:
Indonesian version
Perkembangan terakhir di Indonesia
Pemilihan Umum pada awal April ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya hak-hak politik dan kebebasan. Pada 11 Maret lalu, Amnesti
Internasional mengeluarkan sebuah pernyataan
yang menyerukan agar pemerintah Indonesia bekerja serius untuk mewujudkan perubahan
yang pernah dijanjikan ketika rezim Orde Baru runtuh pada tahun 1998.
Organisasi ini mengungkapkan masih adanya masalah langkanya perlindungan hokum,
korupsi, dan diskriminasi merupakan pelanggaran Hak-hak Asasi Manusia yang sangat
nyata, dan mengimbau pemerintah dan para calon anggota legislatif peserta Pemilu
untuk membahas persoalan tersebut.
Selagi musim kampanye memasuki hari-hari terakhir sebelum pemilih mencoblos,
beberapa pakar menyatakan kekhawatirannya kalau persiapan yang dilakukan Komisi
Pemilihan Umum atau KPU tidaklah tepat waktu, sedangkan sebagia pakar lagi
memperkirakan kalau penundaan jadwal bisa mengundang masalah baru. (Voice of America)
Untuk jadwal Pemilu 2004 dari kantor KPU, silakan klik link
ini.
Opini tambahan mengenai Pemilu 2004:
Pemilu 2004 dan Visi Baru Reformasi (Syahnakri, Kiki)
Pemilu 2004, Pendidikan Politik untuk Siapa? (Djiwandono, J
Soedjati)
Apa yang Kau Cari Golput? (Wahid, Abdurrahman)
Oposisi Sosial dan Kelas Menengah (Rachman, M Fadjroel)
Pemilu dan Pluralisme Pilihan Politik (Mulyadi, Sukidi)
Pemilu Tak Akan Tertunda, Tetap 5 April 2004 (Kusumah, Mulyana W.)
Pemilu dan Ekonomi: Kuncinya Adalah Kepercayaan Pasar (Sadli, M.)
Golkar, Korupsi, dan Pemilu 2004 (Piliang, Indra J)
Dari 'Money Politics' ke 'Chremocracy' (Herry-Priyono, B.)
Kaum Reformis Harus Satukan Langkah (Madjid, Nurcholish)
Pemilu 2004 dan Netralitas TNI (Sutarto, Endriartono)
Kebenaran Kampanye (Siregar, Ashadi)
Gereja Menyongsong Pemilu (Sairin, Weinata)
Vandalisme dalam Pemilu 2004 (Wiratma, I Made Leo)
Isu Agama saat Kampanye? (Zada, Khamami)
Menuju Politik yang Lebih Berperspektif Perempuan (Venny, Adriana)
Fenomena SBY (Siregar, Ashadi)
Tragedi Madrid, Situasinya Menjelang Pemilu (Mangindaan, Robert)
Konstelasi Ekonomi Menghadapi Pemilu (Prasentyoko, A.)
Menakar Karier Politik SB Yudhoyono (Kristiadi, J.)
SOS Pemilu 2004 (Qodari, Muhammad)
Militer Harus "Dikerangkeng" (Prasetyono, Edy)
NU dan Pentas Politik (Masdar, Umaruddin; Hermawan, Eman)
Pers dan Pemilu (Yazid, TM. Luthfi)
Mimpi Buruk Sengketa Hasil Pemilu (Harun, Refly)
Keharusan Meningkatkan Kualitas Kampanye (Koten, Thomas)
Pemilu 2004 dan Masa Depan Demokrasi Agama (Romli, Mohamad Guntur)
Polemik sebelum Gong (Siagian, Sabam)
Fenomena Islam dalam Pemilu 2004 (Nadeak, Kustigar)
Pemicu Ketidakadilan Pemilu 2004 (Siregar, RH)
Penyalahgunaan Jabatan dalam Kampanye (Prasojo, Eko)
Menjaga Netralitas Kaum Serdadu (Arifin, Moh Samsul)
Jawa
Wabah demam berdarah tahun ini yang khususnya menyerang kawasan padat di Pulau
Jawa, telah menyebabkan kematian 530 orang antara Januari dan Maret 25.
Walaupun jumlah korban meninggal ini dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,
Organisasi Kesehatan Sedunia WHO menganggap wabah ini bagian dari siklus normal
lima tahunan. (
Reuters)
Polisi menahan 10 tersangka kasus peledakan bom di Cimanggis, yang konon terjadi
ketika para tersangka sedang membuat sebuah bom (Reuters).
Gubernur Jakarta menyatakan kalau insiden ini membuktikan adanya risiko ancaman
serangan teroris selama penyelenggaraan Pemilu. Keprihatinan akan kemampuan
teroris menyerang masih tetap ada, seperti yang dilaporkan harian Washington
Post meskipun banyak usaha sudah dilakukan untuk menghabisi kelompok militant
Asia Tenggara bernama Jemaah Islamiyah (JI), namun kelompok ini tetap memanfaatkan
hubungan sekolah, keluarga, keagamaan untuk tetap menghidupkan jaringan kerjasama
di antara mereka, khususnya di Indonesia. Sementara itu, Kiai militan Abu
Bakar Bashir yang direncanakan akan bebas dari penjara April ini karena tuduhan
pemalsuan dokumen imigrasi dan dicurigai menjadi pemimpin JI kemungkinan akan
menghadapi tuntutan baru (AP).
Opini tambahan mengenai kejadian di Jawa:
Mengungkap Kemisteriusan Hambali (Almascaty, Hilmy Bakar)
Selalu Terlambat (Lesmana, Tjipta)
Pemilu dan Bencana DBD (Maulana, Ahkam)
Menakar Legitimasi Daftar Teroris (Susetyo, Heru)
Aceh
Hukum darurat militer tetap berlaku di Aceh, meskipun di hadapan beberapa
pejabat pemerintahan, Presiden Megawati pada saat kunjungan kerja di awal Maret
lalu mengungkapkan harapannya untuk mencabut status darurat militer pada bulan Mei
(BBC).
Menurut aturan baru yang ditetapkan pihak militer, wartawan asing harus mendapatkan
izin tambahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selain sebelumnya izin dari
Departemen Luar Negeri RI, Departemen Kehakiman dan HAM, dan kantor intelijen
militer (AFP).
Para pengamat asing yang selama bertugas akan diawasi personil keamanan Indonesia
juga dilarang memasuki kawasan risiko tinggi "daerah hitam" selama pemilu April
ini.
Komisi khusus masalah Aceh di Komnas HAM melaporkan dalam sidang awalnya bahwa
telah ada indikasi pelanggaran hak-hak asasi manusia berat terhadap warga sipil,
terutama dilakukan oleh aparat militer dan anggota GAM. Komisi ini menuduh
pelanggaran HAM ini bersifat sistematis dan melibatkan pejabat tinggi di sipil dan
militer (Laksamana).
Para jaksa penuntut Swedia telah mewawancarai 23 tahanan anggota GAM, dengan
pengawasan pemerintah Indonesia, untuk menyelidiki tuduhan bahwa warga Aceh di
pengasingan di Swedia membantu mengorganisasi aksi pemberontakan di propinsi itu
(AFP).
Opini tambahan mengenai Aceh:
Leuser, Ladia Galaska, dan Egoisme (Fasya, Teuku Kemal)
Keledai Akan Terantuk pada Lubang Sama di Ladia Galaska (Asmoerie,
Darmansyah)
Antara Aceh dan Stockholm (Serambi Indonesia)
Swedia, RI, dan Penyidikan Awal Pimpinan GAM di Stockholm (Linner,
Lennart)
Ladia Galaska (W, Barlian A.)
PKI, Militer, GAM, dan Nonpri (JA, Denny)
Ladia Galaska dan Pengentasan Kemiskinan (Muslim, Azhar)
Nusa Tenggara
Perselisihan soal tanah di pulau Flores berkembang menjadi kekacauan massal
ketika massa menyerang kantor polisi setempat (Australian Broadcast
Corporation). Paling sedikit empat orang tewas dan lebih dari 100 lainnya
luka-luka.
Pada 4 Maret lalu, terdakwa terakhir kasus bom Bali dijatuhi hukuman sembilan
tahun penjara. (AFP)
Opini tambahan mengenai Nusa Tenggara:
Ruteng, Kota yang Nyaris Terisolasi (Kompas)
Sulawesi
Sedikitnya 33 orang hilang pada 29 Maret lalu ketika tanah longsor menimbun
kawasan pemukiman di kabupaten Gowa (Reuters).
Pada 3 Maret lalu, sebuah perayaan dua desa berkembang menjadi perkelahian
missal, yang menewaskan satu orang dan seorang polisi dan seorang remaja terluka
akibat diterjang peluru nyasar (Laksamana).
Papua
Pada 16 Maret lalu, Laksamana
melaporkan bahwa Mahkamah Konstitusi yang baru dibentuk sedang mengkaji keabsahan
dua Undang-Undang yang, baru saja disahkan oleh pemerintah pusat tetapi ditentang
sebagian besar masyarakat Papua, akan memecah propinsi itu menjadi tiga propinsi
baru. Ada kekhawatiran kalau perselisihan mengenai UU ini akan mempengaruhi
penyelenggaraan pemilu di Papua, menunda atau bahkan membatalkan pemungutan
suara.
Informasi tambahan mengenai Papua:
Situasi Papua di Mahkamah Konstitusi (Siagian, Sabam)
Prediksi Pemilu di Provinsi Papua (Ama, Kornelis Kewa)